Izin HGU Habis, PT Agrindo Terus Beroperasi

Foto : Deretan truk pengangkut TBS ke Pabrik

SAROLANGUN- Pemerintah Kabupaten Sarolangun sudah membuktikan konsistensi janjinya terhadap tuntutan masyarakat Bathin Limo untuk tidak memperpanjang Izin HGU PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa (Agrindo).

Menurut Kepala Dinas TPHP Sarolangun Sakwan, hingga saat ini belum ada pihak Agrindo datang kembali untuk menyelesaikan Persoalan Plasma yang katanya akan dibagi ke masyarakat Bathin Limo.

“Dulu mereka (Pihak Agrindo) datang ke sini, katanya mau mengurus Plasma yang akan diberikan kepada masyarakat, namun sampai sekarang tidak datang lagi. Tapi saya rasa Agrindo memang tidak diperpanjang,” katanya usai diwawancarai wartawan, Kamis (9/1/2020) beberapa hari lalu.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sarolangun pun mengakui, melalui Bagian Penetapan Hak Atas Tanah, Detti mengatakan bahwa selama Enam bulan ia bertugas di BPN Sarolangun, hingga kini tidak pernah menerima berkas perpanjangan izin dari pihak PT Agrindo.

“Saya baru enam bulan disini, masih terhitung sangat baru, tapi setahu saya sampai saat ini belum ada berkas perpanjangan izin HGU PT Agrindo, kami tidak mau sembarangan memeberikan sertifikat, apalagi lahan yang masih bermasalah,” tuturnya.

Ditengarai, PT Agrindo meski tidak mendapat rekomendasi Bupati Sarolangun untuk perpanjangan Izin, ternyata perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu tetap beroperasi menjalankan aktipitas produksinya, bahkan hingga saat ini aktifitas operasinal di perusahan itu hingga saat ini masih berjalan seperti biasanya.

Pihak PT Agrindo saat dikonfirmasi melalui ROM Jambi Mashadi, mengatakan, hingga saat ini pihaknya tetap mengupayakan agar perusahaan mereka kembali mendapat perpanjangan izin dengan menjalankan proses izin melalui BPN Pusat. Kamis (14/1/2020).

“Proses perpanjangan masih berlangsung di BPN Pusat,” katanya melalui pesan balasan akun WhatsAppnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi secara resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun, hal ini menjadi pertanyaan masyarakat, sehingga Lembaga Swadaya masyarakat HIMPABAL akan kembali menyurati Bupati Sarolangun untuk duduk bersama memberikan klarifikasi secara resmi tentang Izin HGU PT.APTP Sarolangun. (*)

(Abah Agus)