Instalasi Rehabilitasi Napza RSUD Chatib Quzwain di Kunjungi BNN RI

83

SAROLANGUN-Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Masyarakat (Direktorat PLRKM) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI kunjungi Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza RSUD PROF. DR. H.M Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun, Rabu kemarinĀ  (04/11/2020).

Kunjungan Direktorat PLRKM tersebut dalam hal ini Perwakilan Deputi Rehabilitasi BNN RI, Amrita bersama rombongan ke Instalasi Rehabilitasi Napza Sarolangun tersebut usai melakukan audiensi dengan Sekda, Ir Endang Abdul Naser, Asisten I Arief Ampera, Asisten II Dedy Hendry, Kepala Bappeda H Lukman, Direktur RSUD Chatib Quzwain Dr. Bambang Hermanto di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

Dalam kesempatan tersebut, Direktorat PLRKM memberikan support kepada Pemkab Sarolangun agar Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Narkotika, Psikotropika dan Zat Detektif lainnya (Napza) RSUD Prof.DR H.M Chatib Quzwain Sarolangun bisa menuju Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pihak Deputi Rehabilitasi BNN RI pun mengeksistensi terhadap pengembangan layanan rehabilitasi yang sudah dilakukan selama ini. Selain itu, Pihak BNNP dan BNNK juga terus memberikan layanan tekhnis untuk memastikan, bahwa layanan Instalasi Rehabilitasi Napza sesuai standar.

” Saat ini kami sudah memiliki Standar Nasionar Indonesia (SNI) 88072019 terkait dengan layanan Rehabilitasi, sekarang menuju ke SNI. Dengan SNI ini nantinya masyarakat bisa yakin bahwa layanan Rehablitasi yang diberikan sesuai standar, jadi tidak ada stigma buruk yang beredar di masyarakat,” sebut Amrita.

Ditambahkannya, dengan kunjungan kerja ini kedepan akan dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sehingga Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza Sarolangun akan menjadi lebih baik lagi. Namun, semua ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah terhadap operasional layanan rehabilitasi dan juga pembentukan BNNK Sarolangun.

“Harapan kami adanya suatu wujud kepedulian lebih konkrit dari Pemkab untuk menanggulangi dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran Narkoba,” harap Amrita.

Sementara Direktur RSUD Chatib Quzwain dr.Bambang Hermanto, mengucapkan terimakasih kepada perwakilan Deputi Rehabilitasi BNN RI yang telah berkunjung ke Instalasi Rehabilitasi Napza Sarolangun. Yang telah memantau secara langsung aktivitas dan lokasi Panti Rehabilitasi Ketergantungan Napza Kabupaten Sarolangun.

” Terimakasih atas support dan pembinaan dari BNN, semoga pengembangan Instalasi Rehabilitasi Ketergantungan Napza Sarolangun akan menjadi lebih baik lagi kedepan,” ucapnya. AF.RN.