Herman : Oknum Hamdani Bukanlah Bagian Dari Anggota LSM RPI

128

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN -Sekretaris Jenderal LSM RPI Kabupaten Sarolangun Herman mengakui mengenal oknum Hamdani, namun Hamdani bukanlah bagian dari anggota LSM RPI, pertemuannya dengan Oknum tersebut hanya dua kali, yang pertama di daerah Pengusiran dan yang terakhir sempat oknum bertandang kerumahnya

Diduga nama Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Peduli Indonesia (LSM RPI) Kabupaten Sarolangun di catut namanya oleh oknum Hamdani warga Batanghari.

Lembang Swadaya Masyarakat Rakyat Peduli Indonesia (LSM RPI) Kabupaten Sarolangun yang di ketuai Harkis, melalui Sekjen Herman menceritakan pada netizenews.co.id, Kamis (17/05/2018).

Herman mengatakan lewat via celuller, Kamis (17/05/2018) adanya pemberitaan di media online netizenews.co.id tentang yang berinisial (H), yang mengatas namakan anggota LSM RPI itu tidak benar karena setahu saya Hamdani mempunyai Lembaga tersendiri yaitu Lembaga Aliansi Indonesia (LAI), kata Sekjen LSM RPI Herman.

Akui Herman, Memang benar sayo mengenal Hamdani ketika itu Hamdani bertandang ke rumah sayo namun sangat disayangkan karena saya ado urusan mau pergi jadi Hamdani nginapnya di Sekretariat LSM RPI, namun sebelumnya sempat Hamdani ngatakan mau tempel ban mobilnya. Kami sempat bertemu hanya dua kali, pertemuan yang pertama di Pengusiran Mandiangin, semenjak kejadian ini sayo berulang kali menghubungi Hamdani sampai 400 kali namun sepertinya No Hp nya tidak dapat dihubungi, kata Herman.

Menurut keterangan pemilik tempel Ban Wanto, pada jam. 21.00 WIB pada bulan April yang lalu mobil Hamdan tiba di warung tempel Ban dalam keadaan Banya sudah hancur, Hamdani minta pasang Ban jenis Savero. Setelah Ban dipasang ternyata Hamdani tidak punya uang. Wanto mengatakan apa jaminan karena kalau tidak ada jaminan sama halnya melepas kijang kerimbo. Setelah debat kecil Hamdani mengaku sebagai anggota LSM RPI, setelah itu Hamdani menghubungi Herman dalam komunikasi tersebut Wanto sempat mendengar percakapan antara Hamdani dan Herman. Setelah mendengar percakan tersebut menyakini bahwa Herman adalah Ketua Cabang LSM RPI. Sehingga di berilah Hamdani memakai Ban tersebut dengan jaminan STNK mobil, dan Ban tersebut dihargai 350 ribu rupiah.

Saat Wanto dijumpai netizenews.co.id, Rabu (16/05/2028) di bengkelnya minta pada Wanto untuk menghubungi Hamdani dan Herman tapi ketika itu telp keduanya tidak dapat dihubungi.

Jikalau Ketua LSM RPI Kabupaten Sarolangun Harkis mengatahan tidak ada konfirmasi sebelumnya itu tidak benar, karena sebelumnya netizenews.co.id minta kepada Wanto menghubungi Hamdani dan Herman namun keduanya tidak bisa di hubungi ketika itu.

Setelah berita diangkat kepermukaan sempat berita tersebut menjadi viral di dunia maya, dalam hal ini malahan pihak pemberita yang disalahkan banyak pihak. Niat netizenews.co.id mengangkat berita tersebut agar dapat meringankan beban wong cilik mengatasi masalahnya, naum apa yang di dapat tidak sesuai dengan harapan, malahan netizenews.co.id di bully dan nasib wong cilik terabaikan. netizenews.co.id walau dicaci dan di maki banyak orang dalam menyuarakan kebenaran dan membela wong cilik namun netizenews.co.id tetap ada ditengah-tengah masyarakat.

Sangat disayangkan dengan viralnya berita wong cilik dalam rangka menuntut haknya. Namun sedikitpun tidak mendapat solusi dari para netizen yang terhormat. Walaupun demikian Wanto tetap mengharap utangnya agar dibayar.

(Sopyan Abusro)