Geger Ditemukan Kerangka Mayat di Pamenang

11858

MERANGIN-Telah terjadi Penemuan mayat yang sudah menjadi kerangka. Pada hari Senin 22 Marer 2021 / Ithnayn 8 Syaban 1442. Sekira pukul.07.30 WIB.

Tepatnya di dalam Perkebunan Kelapa Sawit milik Saudara PARJO (alm) Desa Pauh Menang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Diketahui Korban bernama SUKARNI BINTI KARTO SUWITO, (80) Tahun, seorang perempuan, warga Desa Pauh Menang, Kec. Pamenang.

Menurut kererangan dua orang Saksi yakni;
1. Boni (30) Tahun, Laki-laki, Warga Dusun Kenalip Kelurahan Pamenang.

2.RENO SULISTIYO, (26) Tahun, Waga RT.12, Desa Pauh Menang Kec. Pamenang.

Kronologis kejadian : pada Jumat tanggal 02 oktober 2020 sekira pukul 17.00 WIB sore, saat itu Korban sedang berada dirumah anaknya yang bernama JOKO di RT. 05 Desa Pauh Menang, sekira Pukul 17.00 WIB korban khendak pulang ke rumah nya di RT. 12 Desa Pauh Menang, korban pulang sendirian dengan berjalan Kaki akan tetapi hingga Pukul 18.30 WIB korban tidak juga sampai dirumah nya lalu pihak keluarga yaitu anaknya yang bernama SUPIYO mencari kerumah JOKO namun JOKO menerangkan bahwa Ibunya sekira Pukul 17.00 WIB sudah pulang.

Mendengarkan keterangan JOKO kemudian pihak keluarga bersama warga lain nya pergi mencari Korban yang memang telah diketahui oleh keluarga bahwa korban memang mengalami PIKUN difaktorkan Umur.

Dikarenakan sudah 3 hari dilakukan pencarian oleh warga bersama sama aparat Desa, Babin Kamtibmas, dan Bhabinsa selama satu Minggu dan tidak juga di temukan akhirnya berdasarkan kesepakatan keluarga dan aparat pencarian dihentikan.

Pada hari Senin tanggal 22 Maret 2021 sekira pukul 06.30 WIB. Pada saat Bono khendak memanen di Kebun Sawit milik Parjo (alm) melihat sehelai kain di dalam sumur yang berada di Kebun Sawit tersebut

Dikarekan merasa penasaran maka Bono memeriksa kain tersebut dan ternyata ada tulang didalam kain tersebut lalu Bono memberitahukan hal tersebut kepada warga Desa Pauh menang .

Selanjutnya salah satu warga memberi tahukan kepada pihak keluarga korban atas nama Renol yang pernah kehilangan satu anggota keluarganya, dan kemudian Saudara Renol mengecek kebenaran yang dikatakan saudara Bono dan setelah tiba di lokasi tersebut saudara Renol membenarkan bahwa kain yang terlihat di dalam sumur dan sendal tersebut adalah milik Mbah nya yg hilang pada bulan Oktober 2020 tersebut.

Lalu pihak keluarga menghubungi anggota Polsek dan kemudian Pihak Polsek mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi kerangka mayat tersebut.

Tindakan yang dilakukan :
1. Cek TKP
2. Mencari saksi-saksi.
3. Membuat surat pernyataan dari pihak keluarga menolak untuk di lakukan OTOPSI.

(Pak Jas)