New Normal Pemdes Ladang Panjang diri Kawasan Rumah Pangan Lestari

304

SAROLANGUN – Dalam fase New Normal kita tidak boleh lengah namun tetap berupaya mengantisipasi mewabahnya Virus Desease (COVID-19) yang beberapa bulan terakhir ini melanda Dunia, Indonesia dan bahkan juga sampai di Desa-Desa, di pelosok Negeri,
dampak meluasnya penyebaran Covid-19.

Sangatlah dirasakan oleh masyarakat yang ada di Desa-Desa terutama dalam bidang perekonomian tidak terkecuali warga Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Begitu dampaknya Covid-19
Jajaran Pemerintahan Desa, BPD, Pemuda Karang Taruna dan di bantu tokoh masyarakat Desa Ladang Panjang, bergerak cepat untuk mengantisifasi kemungkinan terus berlanjutnya Covid 19, dengan menjadikan Desa Ladang Panjang sebagai Kampung Tangguh Nusantara Covid 19.

Program ini merupakan usulan dari Bapak Kapolsek Kota Sarolangun melalui Bhabimkamtibmas,
salah satu program kegiatan yang di buat adalah penyediaan bahan makanan atau Lumbung Pangan yang di beri nama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Kampung Tangguh Nusantara Corona Virus Desease Vovid -19 Desa Ladang Panjang.

Akhmad Muslim. Skm, Pj Kepala Desa Ladang Panjang saat di temui Wartawan netizenews.co.id di lokasi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) mengatakan, ada beberapa kegiatan yang di buat oleh Pemerintahan Desa dalam upaya kami mengantisifasi mewabah Virus Corona Covid -19. Sabtu (27/06/2020).

Diantaranya menyediakan dan menyiapkan ruang Isolasi bagi warga kami kalau ada yang terjangkit, kemudian penyediaan Lumbung Pangan yang sekarang sedang kami kerjakan yang kami beri nama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dimana dalam kawasan ini semacam Kebun Rakyat yang berisikan bahan makanan, sayur-sayuran, umbi-umbian yang khusus kami sediakan untuk masyarakat yang kekurangan bahan makanan karena Vovid-19. Selain itu kami juga menyediakan Gudang makanan pokok sebagai stok untuk masyarakat Desa Ladang Panjang.

Saat di temui di lapangan Suami dari Siti Maryam ini terjun langsung mengolah kebun tanaman pangan dimulai dari mencangkul, menanam dan mengangkut bibit tanaman yang akan di tanam di kebun

“pekerjaan yang kami lakukan ini adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat dengan penuh keikhlasan di kerjakan, dan Insha Allah menjadi amal Jariah bagi kita semuanya Aamiin” tutup.

(Afdol)