Dukung Program Bupati Cek Endra, Disnakkan Lakukan Penyuluhan Ternak Sapi P2DK

188

Kadis Nakkan Sarolangun Masturo Hardi Bersama Tim dalam rangkaian Penyuluhan Ternak sapi P2DK Desa Kasang Melintang Kecamatan Pauh

SAROLANGUN – Program Percepatan Pembangunan Desa Kelurahan (P2DK) Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra dan Wakil Bupati Sarolangun H. Hilallatil Badri didukung Dinas terkait, yakni Dinas PMD, Disnakkan dan Dinas TPHP dalam pembinaan dan pengawasan pemanfaatan dana yang dialokasikan untuk keberhasilan program.

Dari penelusuran media ini di berbagai Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sarolangun, pemanfaatan dana P2DK tahun 2019 banyak dikelola di bidang peternakan dan perkebunan, diantanya Kecamatan Singkut, Pelawan dan Kecamatan Pauh dengan pebinaan Dinas terkait.

Terkait hal ini, dalam rangka mendukung program P2DK yang merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Sarolangun melakukan penyuluhan dan pembinaan sekaligus palayanan kesehatan ternak sapi program P2DK Desa Kasang Melintang Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, Selasa (31/12/2019) kemarin.

“Dalam mendukung program P2DK, kita melakukan penyuluhan dan pembinaan sekaligus palayanan kesehatan ternak sapi berupa pemberian vitamin dan obat cacing ternak sapi program P2DK,” kata Kepala Disnakkan (Kadis) Masturo Hardi, Rabu (1/1/2020) saat dikonfirmasi netizenews.co.id.

Lanjut Kadis, kegiatan penyuluhan dan pembinaan sekaligus palayanan kesehatan ternak ini dilakukan secara intens dengan melibatkan tenaga teknis.

“Untuk kegiatan seperti ini kita melibatkan tenaga teknis, yakni satu orang Dokter hewan dan satu orang Sarjana Peternakan, dilakukan secara intensif,” terang Kadis Masturo Hardi.

Kadis menambahkan, peran yang dilakukan pihak Disnakkan tidak hanya sampai pada penyuluhan dan pemberian vitamin ternak saja, tetapi juga melakukan upaya percepatan produksi ternak dengan melakukan kegiatan Inseminasi Buatan (IB).

“Kegiatan di Desa Kasang Melintang ini akan kita ulangi lagi pada tanggal 10 Januari tahun 2020 dengan kegiatan Inseminasi Buatan (IB) dalam upaya percepatan perkembang biakan ternak sapi,” pungkas Kadis Masturo Hardi. (*)

(Abah Agus)