Dua Tersangka Pengrusak Ruang ICU RSUD Sultan Taha Syaifuddin di Tahan

311

MUARA TEBO-Perkembangan penyidikan pengrusakan alat kesehatan ruang ICU RSUD Sultan Taha Syaifuddin Muara Tebo. Dua tersangka DE dan USD dilakukan penahanan pada Selasa (22/9/2020)

Penyidikan perkara kasus pengrusakan alat kesehatan ruang intensive Care unit (ICU) RSUD Sultan Taha Syaifuddin Tebo memasuki babak baru. Kepala kepolisian sektor Tebo Tengah, Iptu. Hasyim Asyari menyatakan sudah menindak lanjuti kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Menurut Hasyim mengatakan Kepolisian sejak sore hingga malam ini telah melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka DE dan perempuan USD selama lebih dari tiga Jam. Sebelum dilakukan penahanan kedua tersangka dilakukan pemeriksaan kesehatan dan uji swab di RSUD Sultan Taha Syaifuddin Muara Tebo.

Kasus Pengrusakan Alkes RSUD STS Penyidik Periksa Terlapor DE dan USD Kapolres Tebo Ultimatum Terduga Pelaku Pengrusakan Alkes
“ Sementara dari hasil pemeriksaan dan penyidikan kita menetapkan dua orang tersangka. Pada malam ini kedua tersangka kita lakukan penahanan di rutan Mapolres Tebo,” kata Iptu. Hasyim kepada sejumlah wartawan, Selasa (22/9/2020) malam.

Menurut dia, secepatnya berkas perkara akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tebo. Dalam perkara ini, kata Hasyim, dalam setiap menghadapi masalah agar dilakukan dengan cara-cara yang bermoral tanpa harus main hakim sendiri atau melakukan pengrusakan terhadap suatu barang milik negara. “Ujar KAPOLSEK”.

(Afdol)