Diduga PT. SGP Langgar Standar K3, Akibatnya Satu Nyawa Melayang

490

SAROLANGUN – PT.SGP. Sukses. Gemilang Pale diduga melanggar standar Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) akibatnya satu nyawa melayang di Desa Teluk kecimbung, Kecamatan Batin Vlll, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi

Kemudian juga diduga PT. SGP tidak terbuka dengan publik persoalan satu karyawan yang meninggal dunia selama ini diduga gegara disembur mintak panas disekujur badan.

Menurut informasi yang dikutif dari JAMBI POS, pada Sabtu 21 Maret 2020 sekira Jam. 6.30 WIB atas inisial AD (22) membuka pintu rebusan buah Kelapa Sawit yang sedang mendidih, tidak disangka musibah kan datang menimpa dirinya pada saat membuka kran minyak tiba-tiba minyak yang sedang mendidih menguyur sekujur badannya.

Tak berapa lama AD sempat di larika ke Rumah Sakit kerena tidak tertolong AD lalu menghembus napas terakhinya (meninggal dunia).

Salah seorang LSM Peduli Masyarakat mengatakan, saya juga masih keluarga korban saya sayangkan pihak Perusahaan tidak pakai standar Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3), seandainya kalau Karyawan di lengkap dengan pakaan lengka tidak mungkin terjadi kecelakaan tersebut, ujarnya.

Insha Allah dalam waktu dekat ini saya buat surat ke Nakertras Pusat karena itu penilaian saya PT. SGP lalai dalam mengunakan standar K3.

Saat dikonfirmasi Manager Perusahaan PT. SGP ADI persoalan meninggal satu karyawannya, dia langsung menjawab

“Untuk apa di beritakan kejadian nya sudah hampir satu Bulan dan lagi kami sudah selesai persoalan ini dengan pihak kelurganya”.

Dan tidak ketingalan TU. PT SGP mengatakan kematian karyawan pada Tanggal 21 meret sekira pukul setengah 7 sudah kami selesaikan dengan pemerintah dan juga dengan pihak Kepolisian.

Pada saat ditanya Pemerintah yang mana, dan Polisi yang mana, sementara saya sudah konfirmasi Polsek Tanjung dia bilang kami belum terima laporan, lantas mendengar perkataan tersebut lantas TU terdiam, dengan gelisah mengatakan jumpai saja Manager PT. SGP ADI pak”. Senin (20/4/2020).

(Yah)