Diduga PT. Agrindo ingkar Janji, Masyarakat Tuntut Hentikan Aktifitas

254

SAROLANGUN – Masyarakat Dua Kelurahan Tiga Desa kembali mendatangi PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa di Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi-Indonesia. Rabu (4/12/2019).

Masyarakat kembali mendatangi PT. Agrindo diantaranya masyarakat Desa Lubuk Sepuh, Muaro Danau, Rantau Tenang, Tanjung Tambai, Muara Indung, Pulau Pinang, dan masyarakat Pelayang.

Dalam aksinya warga menuntut penghentian sementara aktifitas perusahaan sebelum menyelesaikan konflik dengan warga yang terjadi selama ini.

Selain itu warga menyesalkan Perusahaan tidak menyalurkan CSR ke warga lingkungan setempat. tidak hanya itu, hasil Plasma sejak tahun 2009 hingga tahun 2019, Perusahaan dinilai ingkar janji, yang akan ganti rugi kerugian warga tidak dipenuhi, hingga warga menuntut ganti rugi.

Muhammad korlap aksi mengatakan yang pasti PT. Agrido masih ada tanggapan kepada masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan ini yang pertamo kali HIMPABAL dan LAM ini untuk menjelaskan permasalahan operlep- operlep ini menyalahkan kawasan.

Hasil pertemuan tadi masalah operlep itu akan di kaji ke kantor Dinas terkait di Pemda Sarolangun, kedua masalah Amdal tidak sesuai dengan ketentuan, ketiga masalah Plasma, plasma itu kan Agrindo panenkan mulai dari tahun 2009 sampai 2019 .”Warga minta di ganti rugi sesuai aturan yang berlaku, keempat CSR itu diduga perusahaan ini sudah melakukan tapi salah sasaran.”ungkap Muhammad.

Hasil mediasi tadi akan di kawal terus kedepan akan di bicarakan lagi.”Sementara hasil mediasi sifatnya sementara menerima dengan surat perjanjian, kedepan kalau permintaan kami belum di penuhi kami akan melakukan aksi yang lebih dari pada ini,”jelas Muhammad. Rabu (4/12/2019).

Sementara anggota Lembaga Adat Kecamatan Pelawan Muhammad Zaini Ghafar yang turun ikut mengingatkan perusahaan. “Perusahaan ini secara adat menilai sudah sulit karena perusahaan tidak mau memberikan keterangan yang benar.”jelasnya

(Afdol)