Diduga Perusahan Repsol Kangkangi PERBUB 2021, Masyarakat Sepintun Dirugi

590

SAROLANGUN-Masyarakat Desa Sepintun Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi tidak terima kepada Perusahaan Repsol atas kompensi kerusakan tanaman tumbuh diakibatkan aktivitas survei seismik 3D PT. Repsol di lahan masyarakat Desa Sepintun. Rabu 09 Februari 2022.

Kompensasi yang diberikan kepada masyarakat tidak sesuai dengan peraturan Bupati Sarolangun (PERBUB NO. 130/0221/PEM/2021). Eet Hudori salah satu pemuda Desa Sepintun mengatakan sangat kecewa tidak terima atas kompensasi tersebut dan meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk mengambil tindakan dengan tidak di indahkannya PERBUB tersebut dan masyarakat begitu dirugikan.

Salah satu tanaman tumbuh yang dari dulu merupakan komoditas bernialai ekonomi tinggi sebagai penunjang kehidupan masyarakat Desa Sepintun adalah Jernang hanya di Bandrol satu Batang Rp. 60.000.

Sementara berdasarkan PERBUB Tahun 2021 Kabupaten Sarolangun di bandrol seharga Rp.350.000 (untuk umur 5 tahun ke atas). Tentu ini sangat zolim sekali dan kami tidak terima, terus untuk apa PERBUB tersebut dibuat ujar Eet.(*)