Diduga Pemprov. Jambi Bangun Rumah Suku Adak Dalam 25 Unit Asal Jadi di Desa Sekamis Kab. Sarolangun

97

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Pemerintah Provinsi Jambi melalui Satuan Non Pertikal (SNPT) selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) membangun rumah khusus untuk Suku Anak Dalam (SAD) 50 Unit dibagi dua dengan Kabupaten Merangin yang 25 unit dialokasikan Kecamatan Pamenang Desa Sialang Transmigrasi A4 dan sisa 25 unitnya lagi dialokasikan di Desa Sekamis Kecamatan Cermin Nan Gedang Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi-Indonesia dan bangunan tersebut merupakan program Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo khusus untuk orang rimba, ketika itu Presiden sempat berkunjung ke Bukit 12 Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun pada tahun yang silam.

Menurut informasi yang dihimpun netizenews.co.id, bangunan khusus untuk rumah SAD di Desa Sikamis sebanyak 25 unit dibangun diambil dari APBN murni yang menelan biaya 3,750 Miliar dibagi perunit 150 juta.

Diduga bangunan tersebut asal jadi, menurut masyarakat yang tidak disebut namanya, bangunan bertipe 36 semestinya permanen namun fakta dilapangan ternyata bangunnya semi permanen, sehingga ketika itu sempat orang Rimba tidak menerima bangunan tersebut dan sempat terjadi gelombang protes terhadap Pemprov. Jambi SNPT.

Rabu 23 Agustus 2017 netizenews.co.id menghubungi Kades Sikamis Haris melalui Coll Redorder membenarkan bahwa pihak Provinsi Jambi mendirikan bangunan khusus SAD semi permanen pekerjaannya sampai saat ini diperkirakan baru mencapai 40 persen dan selama ini tidak pernah ada berkoordinasi padanya selaku Kepala Desa Sikamis, bahkan persoalan Rancangan Anggaran Bangunan (RAB) pun tidak pernah dikasih tahu sementara informasi yang didapat selama ini hanya dari pihak kuli bangunan, lanjutnya, pada ketika itu ada informasi penolakan datang dari SAD kemudian mendapat kompensasi sebesar 17, 5 juta dari pihak pengembang/kontraktor, katanya.

Kemudian netizenews.co.id menyambangi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan melalui Kabid Perumahan Yudistira, rabu (23/8/2017) membenarkan Pihak Pemerintah Provinsi Jambi melalui pihak Satuan Non Pertikal (SNPT) Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Eka maupun Kuasa Penguna Anggaran (KPA) Tambat, dan juga dari pihak kontraktor Agus beserta Konaultan Edipatron, bahkan kami saat ini tidak dikasih tahu mengenai Rancangan Anggaran Bangunan (RAB) dan juga tidak pernah melibatkan pihak Pemkab Sarolangun Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, mengenai bangunan rumah khusus Suku Anak Dalam (SAD), tandasnya.

Dan begitu juga halnya dengan BAPPEDA Kab. Sarolangun melalui Kabid Dolly mengatakan hal yang senada Pemkab Sarolangun selama ini dalam pembangunan khusus rumah SAD 25 unit di Sikamis tidak di ikut sertakan oleh pihak Provinsi Jambi namun ketika timbul persoalan dengan Suku Anak Dalam terjadi gelombang protes barulah kami diajak menyelesaikannya di BAPPEDA Kab. Sarolangun beberapa bulan yang lalu, katanya.

(Sopyan Abusro)