Diduga Pemalsuan Tandatangan Anggaran Desa Lidung Tahun 2020

853

SAROLANGUN-Enam Perangkat Desa Lidung, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, dipanggil Inspektorat Kabupaten Sarolangun untuk diminta penjelasan masalah dugaan tanda tangan palsu, Senin 13 September 2021 / Ithnayan 6 Safar 1443.

Laporan SPJ Tahun 2020 jalan setapak di RT.09 Desa Lidung menjadi bincang masyarakat Desa karena laporan saat ini ditemukan ada dugaan pemalsuan tandatangan.

Saat di konfirmasi media ini Inspektorat Kabupaten Sarolangun membenarkan pemanggilan perangkat Desa Lidung terkait dengan Anggaran Tahun 2020. Ada dugaan pemalsuan tandatangan.

Menurut salah satu saksi tidak disebut namanya mengatakan, Saat kami di kantor Inspektorat ada seorang staf menyuruh kami mendatangani buku kosong dan mencocokkan dengan tandatangan yang ada di SPJ tidak sama alias palsu,

Dalam rangka klarifikasi masalah upah jalan setapak tahun 2020 upah sejumlah Rp. 21,600,000 sepanjang jalan setapak 270 meter,

Jadi didalam (SPJ) Surat Pertanggung Jawaban nya yang dipalsu ya tanda tangan kami jadi seluruh tukang tanda tangan dipalsukan

semua untuk pembangunan jalan setapak sementara upahnya di (SPJ ) setahu saya laporan disana Rp. 63,400.000

Yang kami terima Rp.  21,600.000
ada selisih nya Kami dapat wa dari Ibu Des tim dari inspektorat sama perangkat Abun kami datang ke kantor inspektorat sekitar 6 orang dan melihat ( SPJ ) Surat Pertanggung Jawaban tandatangan palsu semua

Sekitar seminggu yang lewat kami di panggil oleh tim Inspektorat
Kalau saya agak kurang senang karena saya di Desa ini ada juga pungsinya  walau pun bukan aparat Desa

Kalau tanda tangan itu palsu kami minta dari Inspektorat agar di proses hukum yang berlaku NS.(*)