Diduga Aniaya Kasubag Umum Kepegawaian, Istri Sekdin Damkar Sarolangun Dilaporkan ke Polisi

512
Foto : Padhliah didampingi Suami, usai melapor ke Polres Sarolangun

SAROLANGUN – Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Damkar Kabupaten Sarolangun Padhliah mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan, Ia menjadi korban kekerasan fisik atau penganiayan, yang diduga dilakukan oleh istri Sekretaris Dinas Damkar Sarolangun Abdul Honi, yang berinisial EN, Senin, (12/07/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut penuturan korban kepada sejumlah awak media, kejadian bermula ketika Sekdin meminta bantu agar dicarikan pinjaman sejumlah uang untuk kebutuhannya, dengan jaminan atas nama Kasubag Umum Kepegawaian tersebut.

Namun ketika bulan berjalan, Sekdin tidak mau membayar dua bulan bunga dari pinjaman tersebut. Sehingga korban terpaksa memotong uang tunjangan Sekdin, dan hal itu diketahui oleh Kepala Dinas Damkar. Sehingga hal tersebut memicu keributan yang melibatkan istri Sekdin Damkar tersebut.

“Ketika bertemu di kantor ingin membicarakan itu dengan pak Sekdin, tiba-tiba istrinya datang dan lansung menjambak (menarik) rambut saya, narik jilbab saya, dan beberapa kali memukul kepala saya, setelah itu segera dipisahkan oleh karyawan damkar, dan itu banyak saksi yang melihat kejadian,” kata korban saat diwawancarai sejumlah awak media.

Atas kejadian itu, Korban didampingi suami langsung menuju ke Polres Sarolangun, guna membuat laporan atas perbuatan yang tidak menyenangkan yang dilakukan Istri Sekdin Damkar tersebut.

“Untuk itu Saya bersama suami buat laporan ke Polisi Resort (Polres) Sarolangun, dan barusan sudah selesai buat laporannya,” katanya lagi.

“Kita berharap ini cepat diproses dan yang bersangkutan bisa mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah dilakukan kepada saya sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Suami dari EN yang juga merupakan Sekdin Damkar saat dikonfirmasi lewat via telpon membantah istrinya telah melakukan penganiaan.

“Tidak ada itu hanya isu-isu saja, sudahlah,” singkatnya. (*)