Diduga 2 Pemuda Mendekati Zina. Alhasil Masuk Bui

34

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-
Berbicara tentang zina pada zaman Now seperti saat ini sudah tidak dirisaukan lagi bahkan dianggap sepele dan sudah biasa. Zina ini merupakan salah satu dosa yang dianggap biasa oleh kebanyakan kaum Adam dan Hawa. Mereka tidak memperdulikan dosa dan ancaman Allah terhadap para pelaku zina.

Berikut Firman Allah dalam  (QS. Al-Isra’ ayat 32) yang berbunyi: Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk“.

Demikian halnya diduga terjadi pada 2 (dua) pemuda mendekati zina dengan modus pencabulan atau pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur berakhir masuk Bui.

Petugas Satreskrim Polres Sarolangun mendapat laporan dari masyarakat pada hari Senin, tanggal 15 Januari 2018 pukul : 20.00 Wib, berkat laporan masyarakat bahwa telah terjadi diduga TP. Pencabulan anak di bawah umur.

Kemudian pada hari yang sama jam yang berbeda Senin, tanggal 15 Januari 2018 pukul 23.00 WIB telah dilakukan ungkap kasus diduga TP. Pencabulan terhadap laporan tersebut oleh Sat Reskrim Polres Sarolangun.

Diduga pelaku 1 (satu) berinisial RH (16) tahun warga Sarolangun, selanjutnya pelaku ke 2 (dua) berinisial DA (18) tahun juga warga Sarolangun, sedangkan korbannya anak dibawah umur berinisial DSP (15) tahun sama2 warga Sarolangun

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, S.IK, M.AP, melalui Kasat Reskrim AKP George Alevander Pakke, S.IK kepada awak media, rabu (17/01/2018) membenarkan pengunggkapan kasus tersebut.

Kemudian Kronologis kejadian disebutkan, pada hari senin, tanggal 15 Januari 2018, Sekira pukul 16.00 Wib korban sepulang sekolah dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul GT warna merah hitam hendak menuju pulang kerumahnya

Namun ketika di perjalanan tepatnya di Jalan Lintas Sumatra Desa Pulau Melako perbatasan dengan Desa Teluk Mancur, tiba tiba datang satu unit sepeda motor jenis Revo dengan kondisi krotolan di kendarai oleh dua orang laki laki yang tidak di kenal, langsung memepet korban dan kedua tangan pelaku sebelah kirinya langsung meremas bagian pay*dara korban sebanyak satu kali.

Lanjut, korban mengerem mendadak, merasa kaget dan ketakutan lalu berteriak teriak meminta tolong, namun disekitar kejadian tidak ada orang, hanya ada beberapa orang yang melintas saja, sedangkan kedua pelaku tersebut langsung lari. Setelah itu korban menangis pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya, dan melaporkan kejadian tersebut kepada polres sarolangun.

Unsur dan Gar Pasal,
“Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau dilakukan perbuatan cabul” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Jo Pasal 76E UU RI No.35 Tahun 2014 ttg Perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 Jo UU RI No.17 Tahub 2016 tentang Perpu No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan ke-2 atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak ancaman pidana min 5 tahun dan maks 15 tahun.

Dan begitu juga Kronologis Penangkapan terhadap pelaku, pada hari Senin Tanggal 15 Januari 2018 sekira Pukul : 23.00 WIB, Anggota Opsnal mendapatkan informasi dari piket Reskrim bahwasanya di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di desa pulau melako perbatasan dengan desa teluk mancur Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarokangun, telah terjadi peristiwa tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dan pelaku nya 2 (dua) orang.

berdasarkan keterangan dari saksi, bahwasanya saksi mengenal salah satu pelaku tersebut bernama RH alamat Sarokangun.

Selanjutnya tim Opsnal Melakukan pencarian dan Mengumpulkan Informasi, sekira Pukul. 22.00 Wib. Selanjutnya tim Opsnal Bergerak menuju Desa Panti tersebut ditempat tersebut di dapati RH sedang duduk di Salah satu warung, selanjutnya tim opsnal mengamankan RH.

Lalu tim opsnal menanyakan kepada R rekan yang bersamanya melakukan pencabulan tersebut dan pada saat itu RH mengatakan bahwasanya temanya tersebut bernama DA sedang duduk di bagian depan, selanjutnya tim Opsnal langgung mengamankan DA tersebut.

Setelah berhasil di amankan kedua pelaku tersebut tim opsnal kemudian melakukan introgasi terhadap kedua pelaku tersebut bahwa benar pelaku tersebut yang telah melakukan pencabulan terhadap salah satu wanita yang mengendarai sepeda motor Mio Soul GT warna merah hitam menggunakan pakian sekolah yang tidak di ketahui namanya.

Setelah itu tim opsnal membawa para pelaku tersebut ke polres sarolangun untuk di pertemukan kepada korban, Setelah bertemu dengan korban, pada saat itu bahwa benar korban mengatakan bahwasanya kedua pelaku tersebutlah yang telah melakukan pencabulan terhadap dirinya.

Selanjutnya tim opsnal menyerahkan
kedua pelaku tersebut kepada piket reskrim.

Kitab bulughul maram (bagian 1)
1- (967)  Dari Abdullah bin Mas’ud, beliau berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada kami,

“Wahai para pemuda, siapa yang sudah mampu menafkahi biaya rumah tangga, hendaknya dia menikah. Karena hal itu lebih menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Siapa yang tidak mampu, hendaknya dia berpuasa, karena puasa dapat meringankan syahwatnya.”

(Sopyan Abusro)