Di Duga Pembunuh Sadis Mayat Yanto Di Sfety Tank Berakhir Masuk Bui

41

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Dibawah kepemimpinan Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana S.IK, M.AP segala bentuk kejahatan berhasil diungkap sekaligus ditangkap oleh pihak kepolisian dari Mapolres Sarolangun.

Seperti yang terjadi pada hari Kamis tanggal 8 Februari 2018 sekira pukul 03.00 Wib, Sat Reskrim Polres Sarolangun dan Polsek Mandiangin telah melaksanakan ungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang dimaksud dalam Pasal 338 KUHP. Pengembangan penemuan mayat di Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 3 Februari 2018 yang lalu.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor LP/5/I/2018/JAMBI/SEK MANDIANGIN tanggal 3 Februari 2018, pelapor bernama Sulaiman (68) tahun, alamat Desa Jelutih Kecamatan Bathin XXIV Kabupaten Batanghari, sedangkan korban diketahui indititasnya atas nama Yanto (30) tahun warga Desa Jelutih Kecamatan Bathin XXIV Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.

Waktu dan tempat kejadian pekara kasus pembunuhan tersebut terjadi di Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun, sedangankan Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan pihak kepolisian yakni Satu unit sepeda motor VARIO warna merah hitam, pakaian korban, sendal ditemukan di TKP diduga milik pelaku.

Pelaku diduga berinisial RU (30) tahun PHL PT SAM RT 04 RW 05 Pasar Mandiangin Desa Pasar Lamo Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun.

Menurut keterangan Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana S.IK M.AP pada hari Jumat pagi (9/2/18), motifnya hingga terjadi kasus pembunuhan terkuak berdasarkan dari keterangan pelaku yakni Pelaku menyimpan dendam dikarenakan korban Yanto (Almarhum) pernah mengajak adik pelaku untuk melakukan pencurian diwilayah Kabupaten Batanghari.

“Sehingga adik pelaku tertangkap massa sedangkan waktu kejadian korban Yanto berhasil melarikan diri, ” kata Kapolres.

Disela itu juga Kapolres menjelaskan kronologis kejadian, pada hari Sabtu sekira pukul 04.00 Wib, korban bersama kedua rekannya yaitu saksi MN dan saksi DN datang ke Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin hendak menjual motor kemudian istirahat di belakang rumah Jon.

Tak lama berselang pelaku RU datang dari arah depan rumah dan melihat ada korban Yanto pada saat itu posisi korban sedang tertidur, Saksi DN kemudian membangunkan korban Yanto namun pada saat korban Yanto hendak berdiri langsung ditikam oleh pelaku RU.

Melihat kejadian itu para saksi kemudian menghindar. Korban Yanto kemudian lari ke arah belakang rumah AT untuk mengambil kayu, melihat hal tersebut pelaku bersembunyi dibalik tembok rumah AT dan pada saat korban kembali muncul dengan membawa kayu untuk membalas menyerang kepada pelaku RU.

” Dari balik tembok pelaku RU menikam kembali korban Yanto kearah bagian dada. Korban Yanto kemudian berlari ke arah sisi lain rumah AT hingga jatuh di kubangan air (Safety tank), ” tegasnya.

Pelaku kemudian melompat lagi kedalam kubangan air tersebut sembari kembali melakukan penikaman terhadap korban Yanto hingga tak berdaya.

Berkat kerja keras tim gabungan Sat Reskrim Polres Sarolangun bersama Polsek Mandiangin. “Pelaku berhasil ditangkap petugas di Lubuk Linggau (Sumsel), pelaku telah melanggar pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara, ” pungkasnya.

(Ikhsan)