Dipandu Covid-19 Kegiatan Ibadah Keagamaan di Kab. Sarolangun

423

SAROLANGUN-Semasa Covid-19
Ketentuan kegiatan keagamaan dipandu selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijiriah di Kabupaten Sarolangun.

Kasubbag agama Ilallahdi, Berdasarkan surat edaran kementrian agama Republik Indonesia nomor SE.  04 tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M. dan surat edaran Gubernur Jambi nomor 929/SE/SETDA . KESRA- 1.2/1V /2021. Kamis 6 Mei 2021 / Khamis 24 Ramadhan 1442.

Tentang ketentuan kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun 1442 H./2021 M. Bersama ini dihimbau kepada seluruh Camat Lurah/ Kades dan masyarakat umum

Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan suci  Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah/Sunnah yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Sahur dan Berbuka bersama dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga
Pengurus dan pengelola Masjid/Mushalla wajib menerapkan protokol kesehatan, melakukan desinfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk Masjid/Mushalla , menggunakan masker dan menjaga jarak aman.

Kegiatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infaq dan Shadaqah ( ZIS) serta Zakat Fitrah oleh badan Amil Zakat Nasional (BASNAS) dan lembaga Amil Zakat ( LAZ) dengan memperhatikan menghindari kerumunan massa

Dilarang melakukan takbir keliling yang melibatkan banyak orang kecuali dilaksanakan di Masjid dan Musholla dengan memperhatikan  protokol kesehatan.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dapat dilakukan di Masjid atau di Lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat berdasarkan pengumuman gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Sarolangun

Dalam menjalankan ibadah Ramadhan dan silaturahmi dengan sanak saudara untuk tetap mentaati protokol kesehatan dan turut serta menjaga dan menciptakan suasana yang aman damai dan kondusif
senantiasa tetap memperhatikan instruksi pemerintah baik pusat provinsi dan daerah terkait pencegahan dan penanganan virus Corona covid-19.

(Afdol)