CE Layak Dampingi Fachrori

296

NETIZENEWS.CO.ID/JAMBI – Beberapa waktu terakhir, masalah pengisian kantor Wakil Gubernur Provinsi Jambi.

Setelah Fachrori resmi menjadi gubernur definitife dari Zumi Zola sekitar bulan September 2018 mendatang, mulai muncul tindakan yang akan menjadi figur yang akan mengisi jabatan Wagub tersebut.

Memang sejak ditinggalkan Zumi Zola, jabatan Gubernur Jambi kini diemban oleh Fachrori Umar. Diperkirakan, September 2018 mendatang Fachrori Umar akan ditetapkan sebagai Gubernur denitife statusnya Zumi Zola akan incraht sekitar September mendatang. Lalu siapa yang paling layak mendampingi Fachrori menjadi wagub?

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik. ”Dr Dedek Kusnadi.M.Si, MM .Juga Akademisi Muda Ilmu Politik dan Pemerintahan UIN STS Jambi menjelaskan, dasar hukum pengisian jabatan Calon Wakil Gubernur ini adalah Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Menurutnya, di mana Kepala Daerah ATAU wakil Kepala Daerah Berhenti KARENA Meninggal Dunia, permintaan Negara Sendiri, Dan diberhentikan (LIHAT pasal 78) Maka Pengisian Jabatan wakil Kepala Daerah dilakukan Sesuai DENGAN Peraturan perundang-undangan Mengenai Pemilihan Kepala Daerah (pasal 89).

Artinya, kata Dedek Kusnadi, hearts Pengisian Jabatan Wakil Gubernur, Harus berpedoman PADA Undang-Undang nomor 10 Tahun 2016 TENTANG Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 TENTANG Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 TENTANG Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota menjadi Undang-Undang.

Di dalam undang-undang ini jelas (pasal 176), dalam hal Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota berhenti, jabatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dilakukan melalui pemilihan oleh DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dan DPRD Kota , berdasarkan informasi dari Partai Politik atau Partai Politik pengusung.

Diagram ini (ayat 2) juga, partai politik atau Wakil Partai Politik pengusung proyek 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur, Wakil Bupati, Wakil Walikota ke DPRD melalui Gubernur, Bupati atau Walikota untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

“Di sini sudah sangat jelas, yang layak cari adalah Partai Politik atau Partai Politik pengusung yang memenangkan pemilihan kepala daerah tahun 2015 yang lalu,” jelas Dr.Dedek Kusnadi.

Artinya, kata Dr Dedek Kusnadi, dua orang calon Wakil Gubernur yang diusulkan oleh Partai Politik pengusung harus sama dan tidak bisa berbeda-beda. Dalam konteks ini, kata Dr Dedek Kusnadi, pada Pilgub 2015 lalu, Zola-Fachrori di usung oleh gabungan partai yaitu PAN, Nasdem, PKB dan Golkar. Dari komposisi itu, partai gabungan yang cenderung mencari calon wagub yang akan mengisi kekosongan itu.

“Pendapat saya, gabungan partai itu bisa mengusulkan kader terbaiknya, misalnya tokoh yang kini menjadi Bupati,” ujarnya.

Dari PAN, kata dia, bisa mengajukan kadernya seperti Romi, Mashuri.Fatah Kemudian Golkar ada nama seperti Cek Endra.

“Tapi yang paling penting adalah sosok yang membuat Fachrori nyaman. Dalam Roda Kemimpinan Jambi adalah depan” Nama CE yang kini menjadi Bupati Sarolangun saya kira pantas menjadi wagub Fachrori, ”jelasnya.

Setelah berhasil dua calon yang dikeluarkan oleh Partai Politik Pengusung, baru diajukan ke DPRD melalui Gubernur untuk memilih dalam Rapat pleno. Jadi tugas seorang gubernur di sini hanya sebagai nama dua nama pasangan Wakil partai yang diajukan oleh Partai Politik. sekali lagi hanya Menyampaikan apa yang sudah disukai Partai Politik.

Jika sebelumnya di dalam Undang-undang nomor 32 tahun 2004, memang pengusulan calon Wakil Gubernur ke DPRD menjadi wewenangnya sebagai Gubernur di pasal 35 ayat 2 “Waktu terjadi kekosongan kepala kepala daerah lain yang terkena jabatan dari 18 bulan, maka kepala daerah usulan 2 (dua) orang orangutan wakil kepala daerah untuk dipilih oleh Rapat Paripurna DPRD Partai Politik atau dilatarbelakangi Partai Politik yang bersama calonnya terpilih dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“CE punya kapasitas yang bisa membantu Fachrori dalam Menggabungkan tugas pemerintahan. CE bisa membantu Fachrori Memainkan dua peran yang bisa dilakukan dan masing-masing dalam misi Visi Misi Jambi tuntas (Stekhoolder) pembangunan berbagai bidang dan juga menjadi dinamisator dalam proses pembagunan daerah, ”ujarnya. (**)