CE Berama Hilal Reshuffle Kabinet Di Lingkup Pemkab Sarolangun

150

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN –
Bupati Sarolangun, Drs H Cek Endra bersama Wakil Bupati H. Hilallatil Badri melakukan penyegaran kabinetnya di lingkub pemkab Sarolangun yakni, 10 dari eslon II, 5 eslon III A, 3 eslon III B, dan 69 eslon IV.

10 pejabat eselon II, setara Kepala Dinas (Kadis), Kepala Badan (Kaban) Asisten dan Staf Ahli, pada Jum’at pagi (13/4/2018) sekitar jam 9.00 WIB diruang Pola Bupati Sarolangun.

Kesepuluh jabatan eselon II yang dilakukan perombakan yakni, Arief Ampera sebelumnya menduduki kadis Perkim, saat ini mendapat jabatan baru sebagai Asisten I Bupati.

Saipullah sebelumnya menduduki sebagai kepala dinas Dispora, sekarang mendapat jabatan baru mengganti Arief Ampera kepala dinas Perkim, sementara ini jabatan Kadispora terjadi kekosongan.

Hazrian sebelumnya menjabat Asisten I Bupati, saat ia menjabat Asisten III.

Hendriman sebelumnya menjabat Asisten III Bupati, saat ini mendapat jabatan baru Kadis Damkar.

Emalia Sari sebelumnya Kepala Inspektoran, saat ini menduduki jabatan baru sebagai kepala BPPKAD, kepala Inspektorat tejadi kekosongan.

Iskandar Sebelumnya sebagai Kepala BPKAD, sekarang menjabat Staf Ahli Bupati.

Dedy Hendry sebelumnya menduduki jabatan kepala BAPPEDA sekarang mendapat jabatan baru Asisten II Bupati

Sebelumnya posisi Asisiten II dijabat oleh Plt. Ali Amri, sama halnya jabatan Kepala BAPPEDA terdapat kekosongan.

Sudirman sebelumnya menjabat kepala BKPSDM, saat ini mendapat jabatan baru sebagai kepala DPPPA, kemudian jabatan kepala BKPSDM juga terjadi kekosongan.

Zaidan yang semula menjabat sebagai Kadis PMD, kini ia mendapat jabatan baru sebagai Kepala BPPRD.

Mulyadi sebelumnya menjabat kepala BPMD, saat ini menjabat Kadis PMD, sedangkan jabatan kepala BPBD sama halnya tertadap kekosongan.

Bupati Sarolangun, H Cek Endra dalam sambutannya menyebutkan, dalam pemerintahan jabatan dapat diganti apabila menduduki jabatan selama dua tahun namun ada juga yang mencapai lima tahun, untuk itu kita sama Wakil Bupati melakukan penyegaran, karena apabila suatu jabatan terlalu lama di duduki maka inovasi2 tersebut sudah tidak dapat dikembangkan lagi, maka dengan itu kita lalukan penyegaran, katanya.

(Sopyan Abusro)