Camat Singkut Salur BLT DD ke Sejumlah Desa Sonsong New Normal

119

SAROLANGUN – Dalam rangka menyongsong New Normal Camat Singkut lakukan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2020 di sejumlah Desa Wilayah dalam Kecamatan Singkut, kabupaten Sarolangun.

Sebagaimana diketahui bahwa bantuan BLT DD ini diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui anggaran Dana Desa, untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu ditengah wabah Pandemi Covid-19 ini.

Besarannya, setiap KK menerima uang tunai sebesar Rp 600 ribu setiap bulan sejak bulan April hingga Juni tahun 2020 (selama tiga bulan).

Camat Singkut, R A Fatimah mengatakan bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kecamatan Singkut untuk tahap pertama sudah disalurkan oleh masing-masing Desa, sedangkan untuk tahap kedua ini baru ada 8 Desa yang disalurkan sementara 4 Desa lainnya saat ini belum menyalurkan bantuan tersebut karena masih dalam proses, terangnya. Senin (15/6/2020).

“Ada Delapan Desa untuk tahap ke Dua sudah menyalurkan BLT-DD hingga saat ini, yang lainnya masih dalam proses,” katanya.

Ia menjelaskan jika ditotalkan masyarakat Singkut yang menerima bantuan BLT-DD Tahun 2020 tersebut sejumlah 1.640 KK.

Diantaranya, 161 KK di Desa Payo Lebar, 125 KK di Desa Sendang Sari, 90 KK Desa Perdamaian, 125 KK di Desa Bukit Talang Mas, 183 KK di Desa Pasar Singkut, 78 KK di Desa Argo Sari, 106 KK di Desa Bukit Murau, 187 KK di Desa Sei Gedang, 184 KK di Desa Siliwangi, 155 KK di Desa Simpang Nibung, 92 KK di Desa Bukit Bumi Raya, dan 154 KK di Desa Bukit Tigo.

“Dari evaluasi yang kita lakukan, sejauh ini masyarakat menerima BLT Dana Desa utuh sebesar Rp 600 ribu per KK. Ini tiga bulan dari bulan April, Mei dan Juni. Kita minta masyarakat selaku penerima untuk menggunakan dana tersebut dengan baik, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, setidaknya dapat meringankan beban masyarakat di tengah wabah Virus Corona,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat kecamatan Singkut untuk tetap mematuhi himbauan pemerintah, dalam rangka menyongsong New normal atau tatanan normal baru dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Tim gugus tugas Kecamatan Singkut tetap melaksanakan sosialisasi, kemarin kami di pasar, dalam New Normal, tetap menerapkan protokol kesehatan. Menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Untuk pernikahan sudah boleh, hanya pesta dengan mengundang orang banyak tidak boleh, dan untuk rapid test sudah empat pondok pesantren dilakukan, “katanya.

(Afdol)