Bupati Cek Endra : Shalat Idul Adha Harus Dilaksanakan dengan Prokes Sangat Ketat

409
Bupati Cek Endra didampingi Sekda Endang Abdul Naser

SAROLANGUN – Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 Hijriyah
di Kabupaten Sarolangun harus dengan protokol kesehatan (Prokes) sangat ketat, sesuai himbauan bersama yang dibuat Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sarolangun, tanggal 13 Juli 2021.

Himbauan bersama ini juga menegaskan bahwa tidak ada larangan pelaksanaan shalat Idul Adha tahun 1442 Hijriah di Kabupaten Sarolangun yang bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021, namun harus dilakukan dengan prokes sangat ketat, begitu pun penyembelihan hewan qurban, harus terjaga dari kerumunan orang banyak.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan untuk pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan qurban telah berkoordinasi dengan semua camat se Kabupaten Sarolangun untuk mematuhi prokes sangat ketat.

“Saya sudah perintahkan semua Camat agar seluruh masjid untuk penyelenggaraan shalat Idul Adha besok dilakukan protokol kesehatan yang sangat ketat, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan tidak boleh dengan berkerumun dalam jumlah banyak,” kata Bupati.

Himbauan Bersama Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Sarolangun

Bupati menyebut himbauan bersama tersebut berbentuk selebaran yang memuat ketentuan dan aturan prokes dalam rangka pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban.

“Selebaran sudah kita sampaikan kepada masyarakat, Insyaa Allah shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban bisa berjalan sempurna,” imbuh Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa tidak ada pengecualian wilayah dalam pelaksanaan hari raya Idul Adha, menurutnya semua wilayah di kabupaten Sarolangun masih dalam kategori zona kuning.

“Tidak ada pengecualian atau larangan, kita menganggap hampir sama, karena semua wilayah di Kabupaten Sarolangun masih dikategorikan zona kuning,” tutup Bupati. (*)