Bupati Cek Endra Pimpin Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75

157

SAROLANGUN-Bupati Sarolangun H. Cek Endra pimpin upacara bendera memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Lapangan Komplek Perkantoran Gunung Kembang, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, hari al-Ithnayn 27 Dzulhizah 1441/Senin 17 Agustus 2020.

Upacara bendera memperingati HUT RI ke-75 Kemerdekaan RI kali ini dilaksanakan secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Para peserta upacara wajib memakai masker dan menjaga jarak.

Upacara bendera memperingati HUT RI ke-75 Kemerdekaan RI juga diikuti Wakil Bupati H. Hilallatil Badri, FORKOMPINDA, Sekda, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sarolangun.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan,”sesuai instruksi pemerintah pusat, semua daerah diminta melaksanakan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI secara sederhana di masa pandemi Covid-19. Peserta upacara juga harus dibatasi.

“Pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan tahun ini disederhanakan. Peserta upacaranya dibatasi, ini tadi jumlah pesertanya maksimal 100 orang,” kata Bupati Cek Endra.

Dikatakannya, setelah melaksanakan upacara, Pemkab Sarolangun bersama Forpimda Kabupaten Sarolangun mengikuti upacara virtual dengan Presiden di Rumah dinas.

“Kami juga mengikuti upacara detik-detik Proklamasi dengan Presiden secara virtual,” ujarnya HCE.

Menurut Bupati, meski dilaksanakan secara sederhana, semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI di masyarakat masih sangat terasa.

Mulai di tingkat Desa, Dusun, dan sampai RT semua memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan lampu hias.

“Artinya, semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko pada masa pandemi Covid-19 belum pudar,” katanya.

Bupati H. Cek Endra berpesan, bagi masyarakat yang ingin menggelar perlombaan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Pelaksanaan perlombaan juga diminta secara sederhana.

“Karena kerumunan massa dapat memicu penyebaran virus Corona. Maka itu, pelaksanaan lomba Agustusan dilakukan secara sederhana dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.#.AF.RN.