Bupati Cek Endra dan Kajati Jambi Bahas Solusi Penanganan PETI

349

Foto : Bupati Drs. H. Cek Endta serahkan cendera mata kepada Kajati Jambi Johanis Tanak SH MH

SAROLANGUN-Kunjungan Kerja perdana Kepala Kejaksaan Tinggi
(Kajati) Jambi DR. Johanis Tanak SH MH di Sarolangun membahas masalah dan solusi penanganan masalah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan Ilegal Drilling di Kabupaten Sarolangun dan beberapa kabupaten di Provinsi Jambi lainya. Kamis 28 Januari 2021 / al-Khamis 15 Jumdil Akhir 1442.

Bupati Cek Endra menyambut Kajati Jambi didampingi Wakil Bupati H Hilallatil Badri, Sekda Ir Endang Abdul Naser, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari dan Kajari Sarolangun Bobby Ruswin SH MH dan para kepala OPD Pemkab Sarolangun.

Dalam sambutannya pada acara yang dihelat di Rumah Dinas Bupati Sarolangun itu, Kajati Johanis Tonak memaparkan arahannya tentang penanganan korupsi, Covid-19, Ilegal Drilling dan PETI.

Dalam arahannya tentang penanganan Ilegal Drilling dan PETI, Kajati memaparkan sebuah solusi.

Arahan Kajati diapresiasi Bupati Cek Endra, yakni sebuah solusi yang membuat Bupati Cek Endra tertarik.

“Saya tertarik dengan arahan beliau, dalam penanganan Ilegal Frilling, Ilegal PETI, ada beberapa solusi PETI yang bisa dibuat semacam acuan aturan,” kata Cek Endra saat diwawancarai wartawan.

Lanjut Cek Endra, yang sifatnya usaha tambang galian C bisa dibuat Perda izin tambang rakyat.

“Tapi untuk minyak dan gas bumi tidak bisa dengan izin tambang rakyat, harus melalui mekanisme izin pusat,” terang Bupati Cek Endra seraya menyebut nantinya usaha tersebut dapat dikelola
berupa badan usaha yang dilakukan oleh rakyat melalui Bumdes dengan membentuk PT (Badan usaha.red).

“Penyertaannya jelas dilakukan oleh badan usaha, sebaliknya bukan dilakukan oleh rakyat. Ini solusi dan usul yang bagus,” ungkap Bupati Cek Endra.

Cek Endra menyebut, telah mengusulkan, menyangkut solusi penanganan PETI agar didiskusikan dengan semua Bupati se Provinsi Jambi.

“Ini menarik, dengan alam yang bisa terselamatkan dan kita bisa mendapatkan pendapatan bagi rakyat, tapi dengan usaha yang legal. Bagi saya ini hal yang positif,” ucap Bupati.

(Abah)