Bupati Cek Endra Buka Forum Konsultasi Publik RPD 2023-2026

85

SAROLANGUN-Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sarolangun melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Publik tahun 2022 dalam rangka menyusun rancangan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023-2026 dan Rancangan Awal RKPD Tahun 2023 di aula Kantor Bappeda Sarolangun. Senin 14 Februari 2022

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

II. Kegiatan tersebut dihadiri

Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, Kepala Bappeda Provinsi Jambi dr Donny Iskandar, Sekda Sarolangun Ir Endang Abdul Naser, anggota DPRD Sarolangun H Hurmin, SE, Drs H Fahrul Rozi, M.Si, Hermi, S.Sos, M. Fadlan Kholiq para staf ahli Bupati dan asisten Kepala Bappeda H Muhammad, S.Ag, beserta jajaran BAPPEDA Kepala OPD dalam lingkungan Pemkab Sarolangun tokoh masyarakat organisasi Kepemudaan (OKP) Lembaga Swadaya Masyarakat
para insan pers

Para nara sumber diantaranya Tim ahli Prov. Jambi dr syafarudin, Kepala Bappeda Provinsi Jambi dr Dodi Sukandar, Kepala Bappeda Sarolangun, Kepala BPKAD Sarolangun Emalia Sari, dan Kepala BPPRD Sarolangun H Syaifullah.

Para Camat se-Kabupaten Sarolangun, Danrami Sarolangun Mayor Abdul Aziz dan Para Kepala Desa

Kepala Bappeda Sarolangun H. Muhammad menyebutkan Kegiatan Forum Konsultasi Publik ini atas dasar UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Perpres nomor 18 tahun 2020, serta instruksi Mendagri nomor 70 tahun 2021.

Kita lakukan tahapan penyusunan RPD tahun 2023-2026 ini disusun untuk mengisi kekosongan yang akan dilaksanakan oleh penjabat Bupati Sarolangun.

Dalam penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2023 ini tentu pihaknya sangat mengharapkan buah pemikiran dari anggota DPRD Sarolangun serta aspirasi dari semua pihak pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Kita berharap mendapatkan pemikiran penting apa saja yang menjadi isu dan persoalan yang Mesti harus kita fokuskan dari tahun 2023 sampai tahun 2026. Terangnya.

Bupati Sarolangun Cek Endra

Dalam kesempatan tersebut mengatakan penyusunan perencanaan pembangunan daerah ini harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah saat ini, sebab masa pandemi virus Corona saat ini masih berlanjut dengan adanya virus omicron.

Jangan kita banyak membuat rencana tapi uang yang akan digunakan ini terbatas dan jadi kita harus berhemat dan harus memiliki skala prioritas mana yang lebih penting, serta kita harus meningkatkan pendapatan.

Langkah pertama yang harus kita lakukan mengurangi beban biaya pemerintah, kami berharap bahwa rencana yang akan dibuat nanti ada program yang dianggap baik oleh masyarakat tolong dilanjutkan, salah satunya program P2DK yang bermanfaat bagi masyarakat untuk membangkitkan ekonomi masyarakat.

Kepada semua OPD, dalam upaya point penghematan, harus menjaga aset-aset kita, kalau ada kendaraan yang rusak perbaiki. Saya yakin dua tahun kedepan belum pulih ekonomi kita.

Kemudian bagaimana meningkatkan PAD kita, dari mana saja sumber PAD dari potensi yang ada di Sarolangun ini.

Prioritaskan jalan yang rusak dulu, jalan yang berlobang. Dan kami berterima kasih dengan pemerintah Provinsi Jambi telah menganggarkan Rp 230 Miliar dana multi years untuk jalan menuju Kecamatan Batang Asai oleh pemerintah Provinsi Jambi.

Dab Selamat untuk mengikuti Forum Konsultasi Publik, terutama dalam menyerap aspirasi dari masyarakat.

Kami tetap optimis kedepan akan dapat kita tingkatkan dan pertumbuhan ekonomi Sarolangun tetap stabil meskipun saat ini masih dalam masa pandemi virus corona.NS