Bupati CE hadiri Forum Gabungan OPD Penyusunan Rancangan Awal RKPD 2022

124

SAROLANGUN-Bupati Sarolangun H. Cek Endra menghadiri Forum gabungan OPD penyusunan rancangan awal RKPD Tahun 2022. Di Aula Bappeda. Senin 1 Maret 2021 / al-IRhnayn 17 Rajab 1442.

Dalam Forum tersebut dihadiri Sekretaris daerah  Sarolangun  Ir. Endang Abdul Naser, Staf Ahli, Kepala BAPPEDA Darolangun H. Lukman, DPd, MPd, Kepala Badan, Kepala Kantor, Camat se-Kabupaten Sarolangun, Dekcam, Lurah, rekan-rekan Pers, dan para tamu undangan.

Kepala BAPPEDA Sarolangun Lukman, SPd, MPd. dalam sambutannya mengatakan Forum gabungan SKPD Kabupaten Sarolangun dengan tujuan untuk  membahas rancangan awal renja organisasi Perangkat daerah tahun  2022.

Penyelarsan  program dan  kegiatan SKPD berdasarkan usulan program  dan  kegiatan hasil Musrenbang Kecamatan.
Pembahasan target dan capain indikator program SKPD yang  akan dicapai pada tahun  2022, mengingat  prieode terakhir RPJMD kabupaten Sarolangun 2017-2022

Rasionalisasi pendanaan program  dan kegiatan prioritas untuk  masing  masing  SKPD Kabupaten.
Terciptanya keterpaduan dan keselarasan usulan kegiatan dari hasil Musrenbang Kecamatan dan rancangan awal renja SKPD serta yang  usulan  kegiatan  dari pokir anggota DPRD.

Dalam tiga  bidang kelompok pembahasan untuk hasil Musrenbang Kecamatan dengan SKPD terkait,  sedangkan untuk renja awal SKPD akan dibahasan masing masing bidang

Bupati Sarolangun H. Cek Endra mengatakan Selain itu seluruh OPD juga harus terus eksis bekerja bagaimana memulihkan ekonomi di masa pandemi virus corona (covid-19), maka diharapkan agar OPD membuat kegiatan yang efisien, produktif kedepan.

“Saya yakin kita masih bisa survive saat pandemi ini, dan semua OPD saya minta agar fasilitas kantor, pekerjaan yang tidak penting agar tidak usah diusulkan, karena  yang penting dalam forum gabungan ini adalah kita harus efisien. Ditengah pandemi ini, Saya minta semua OPD untuk fokus bagaimana meningkatkan potensi lahan kita dalam rangka ketahanan pangan. Peningkatan ekonomi masyarakat kita melalui dana P2DK, yang Insha Allah tahun 2022 anggarannya kembali sebesar Rp 200 juta perdesa, “katanya.

Tak kalah pentingnya, lanjutnya, bantuan langsung dari pemerintah pusat yang ada di tiap OPD agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya bantuan program pertanian dan perikanan yang bisa menghasilkan dalam jangka waktu pendek bagi menunjang ekonomi masyarakat.

“Inovasi daerah untuk Provinsi Jambi, kita sudah masuk rangking Nasional melalui P2DK, maka saya minta P2DK ini dirumuskan dan fokuskan dalam mengatasi dampak pandemi covid-19. Selaraskan kebutuhan dengan bantuan pusat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Selain itu, Bupati juga meminta agar Kecamatan Mandiangin Timur yang baru terbentuk itu untuk diprioritaskan tahun 2022 mendatang dalam menyelesaikan kebutuhan kantor, administrasi kantor termasuk kendaraan dinas di Kecamatan mandiangin Timur.

“Tolong kita fokus, saya harap kita efisiensi dalam melaksanakan program kegiatan tahun 2022, lakukan keselarasan OPD dengan baik, Kita harus satu mindset bagaimana menyelamatkan Sarolangun dari wabah covid-19 baik dampak ekonomi maupun dampak medis,” katanya.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan pembahasan penyusunan awal RKPD tahun 2022 dari seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, yang dipandu langsung oleh Kepala Bappeda Sarolangun Lukman.

(Afdol)