Bappeda Gelar Forum Konsultasi Publik Menyusun RPD 2023-2026

669

SAROLANGUN-Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) gelar Forum Konsultasi Publik tahun 2022 dalam rangka menyusun Rancangan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023 – 2026 dan Rancangan Awal RKPD Tahun 2023, Senin (14/02/2022) di aula Kantor Bappeda Sarolangun.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Sarolangun Drs.H.Cek Endra, turut hadir Wakil Bupati H.Hillalatil Badri, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, Kepala Bappeda Provinsi Jambi dr.Dodi Sukandar, Sekda Sarolangun Ir.Endang Abdul Naser.

Hadir juga anggota DPRD Sarolangun, Staf Ahli Bupati dan Asisten, Kepala Bappeda H.Muhammad, S.Ag, para kepala OPD, Tokoh Masyarakat, OKP, LSM dan para insan Pers. Sementara sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut dari Tim ahli Provinsi Jambi Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Kepala Bappeda Sarolangun, Kepala BPKAD Sarolangun dan Kepala BPPRD Sarolangun.

Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sarolangun H.Muhammad mengatakan bahwa dasar dari kegiatan ini adalah UU nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Perpres nomor 18 tahun 2020, serta instruksi Mendagri nomor 70 tahun 2021.

” Tahapan penyusunan RPD tahun 2023 –  2026 dan Rancangan Awal RKPD 2023 ini disusun guna mengisi kekosongan yang akan dilaksanakan oleh Penjabat Bupati Sarolangun nanti, ” jelasnya.

H.Muhammad juga mengatakan bahwa dalam penyusunan Rancangan Awal RKPD tahun 2023 ini tentu buah pemikiran dari anggota DPRD Sarolangun serta aspirasi dari semua pihak pemangku kepentingan dalam mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang matang dan baik sangat diharapkan.

” Harapan kita apa yang menjadi isu dan persoalan di Sarolangun dari tahun 2023 sampai tahun 2026 nanti bisa fokus dalam pelaksanaan dan mendapatkan solusinya dari para pemangku kepentingan,” kata H.Muhammad.

Sementara Bupati Sarolangun H.Cek Endra dalam arahannya mengatakan penyusunan perencanaan pembangunan daerah uarus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah saat ini, sebab masa pandemi virus Corona saat ini masih berlanjut dengan adanya virus omicron yang baru.

” Kita harus berhemat dan harus memiliki skala prioritas mana yang lebih penting, serta kita harus meningkatkan pendapatan dengan kondisi keuangan kita saat ini,” kata Bupati.

Sambung Bupati H.Cek Endra, langkah pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah yaitu mengurangi beban biaya pemerintah dengan tidak ada pengadaan kendaraan dinas, mengurangi perjalanan dinas ke luar daerah serta mengurangi pelaksanaan kegiatan yang tidak penting.

” Semua OPD, diharapkan melakukan penghematan dan harus bisa menjaga aset-aset, karena kemungkinan untuk dua tahun kedepan ekonomi kita belum pulih. Kemudian bagaimana meningkatkan PAD kita dari potensi yang ada di Sarolangun, saya yakin dengan begitu ekinomi kita bisa bangkit,” sebutnya.

H.Cek Endra juga berharap bahwa dalam penyusunan perencanaan pembangunan ini, nantinya mana program yang dianggap oleh masyarakat baik agar tetap dilanjutkan, salah satunya program P2DK yang bermanfaat bagi masyarakat untuk membangkitkan ekonomi masyarakat serta prioritaskan infrastruktur yang rusak.

” Kami berterima kasih dengan Pemerintah Provinsi Jambi yang telah menganggarkan Rp 230 Miliar dana multi years untuk jalan menuju Kecamatan Batang Asai, ” ucap H.Cek Endra.

Terakhir ia berpesan dan mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dlam mengikuti kegiatan ini guna bisa menyerap aspirasi dari masyarakat. Karena dirinya yakiin dan optimis kedepan Sarolangun tetap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi meskipun saat ini masih dalam pandemi Covid 19.

Dalam kegiatan itu Bupati H.Cek Endra juga melakukan penandatangan berita acara Forum Konsultasi Publik bersama pemangku kepentingan lainnya serta diakhiri dengan diskusi bersama dalam menyerap aspirasi dan masukan perencanaan pembangunan daerah.(SRF)