Virus Corona Masuk Indonesia, Ini Pesan Bupati Merangin

28

MERANGIN – Pemerintah pusat mengabarkan virus corona sudah masuk ke Indonesia. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi juga menyatakan Indonesia sudah siap menghadapi Covid-19 ini.

Terkait itu Bupati Merangin, Al Haris mengharapkan agar tidak ada warga Merangin terjangkit virus corona atau Covid-19 itu tidak masuk wilayah Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Kepada wartawan Al Haris mengingatkan agar warga Merangin berhati-hati jika ingin keluar negeri atau daerah yang disebut sudah ada kasus corona.

“Kita bicara corona itu yang banyak terjadi kasus di luar negeri sepert Cina dan sebagainga, kita berharap masyarakat yang mengetahui isu corona ini pertama harus berhati-hati ketika berpergian keluar negeri, terutama negera yang disebut sudah ada kasus corona dan juga berhati-hati dilokasi yang kita anggap umum bandara contohnya,” kata Al Haris.

“Jika tetap ada agenda atau berpergian keluar negeri mohon pastikan diri bahwa daerah yang dituju tidak ada korban corona,” tambahnya lagi.

“Dan juga berhati-hati berkontak fisik dengan orang-orang yang baru saja mengunjungi negara yang sudah ada wabah Corona atau warga negara asing ke daerah kita,” tutur Al Haris lagi. Kamis (5/3/2020).

Terkait itu juga Al Haris mengintruksikan Dinas Kesehatan dan juga Rumah Sakit Daerah untuk melakukan pengecekan yang sangat teliti terhadap pasien yang masuk.

“Cek apakah ada gejala seperti corona, jika ada maka lakukan pengecekan kebih lanjut lagi. Dan kita berharap tidak ada warga Merangin yang terkana corona,” sebutnya.

Al Haris juga menyebutkan wabah virus corona membawa banyak dampak, salah satunya adanya larangan umroh oleh pemerintah Arab Saudi.

“Ini ada membuat warga Merangin yang ingin umroh tertunda keberangkatannya, mudah-mudahan pertengahan Maret ini sudah dibuka lagi, kita doakan saja,” sebut Al Haris.(*)