Awas Narkoba..!! 61 Persen Pecandu Narkotika Berawal Coba-Coba

43

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN – Dalam surve BNN bekerjasama denga Universitas Indonesia (UI) Banyaknya Bagi pecandu narkotika, berawal dengan mencoba-coba menurut data BNN 61 % pecandu narkoba berawal dengan mencoba, karena ketidak tahuan tentang bahaya narkoba tidak hanya merugikan masalah fisik saja tetapi akan mengalami gangguan mental dan kejiwaan.

Sebenarnya narkoba ini merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk membius pasien yang mau dioperasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu, tetapi persepsi tersebut disalah artikan akibat penggunaan di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan. Apabila disalah gunakan, bahaya narkoba dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Dari ketergantungan inilah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.

Pengguna narkotika banyak dikalangan usia 10 sampai 59 tahun dengan jumlah 3.376.115 jiwa, untuk Provinsi Jambi bayaha narkotika menduduki urutan ke 4 skala nasional. Pengguna narkotika di Provinsi Jambi dengan jumlah 53.177 jiwa.

Bagi wilayah Sarolangun sendiri menduduki peringkat bahaya narkotika di urutan ke 6 se Provinsi Jambi. Peringkat ke 1 Kotamadya Jambi, ke 2 Tanjabbar, ke 3 Muaro Bungo, ke 4 Tebo, dan ke 5 Merangin.

Untuk menekan angkat tentang bahaya narkotika di Kabupaten Sarolangu. BNN Provinsi Jambi dengan sengaja melakukan kegiatan rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba bersama Instansi Pemerintak Kabupaten Sarolangun di Hotel Abadi, Kamis (19/04/2018). Yang dihadiri langsung kepala BNN Provinsi Brigadir Jenderal Drs. Toha Suharto beserta anggota, Sekda Thabroni Rozali, dari unsur Forkompimda, di ikuti 40 peserta instansi pemkab Sarolangun.

(Sopyan Abusro)