Bupati dan Ketua DPRD Dipertanya ANJING Masuk Masjid As Sulthon

945

SAROLANGUN- Masjid merupakan tempat Ibadah bagi umat Islam yang bersih dan suci yang terbebas dari NAJIS, berbeda halnya dengan Masjid As Sulthon yang dibangun Tahun 2009 dengan luas lebih kurangan 3 Hektare yang terletak di pinggir Jalan Raya Lintas Sumatera tepatnya di RT. 25, Lingkungan III, Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi yang Acap kali dimasuki ANJING binatang NAJIZ bagi umat Muslim.

Menurut Yusuf saksi mata jama’ah Masjid As Sulthon, tadi pagi sekitar Sholat Fajar tampak 5 ekor ANJING, 2 ekor ada di luar Masjid dan yang 3 ekor masuk Masjid, dan dihalau sehingga keluarlah tadi binatang NAJIS tersebut dari dalam Masjid As Sulthon, Minggu 14 Maret 2021 / Ahad 30 Rajab 1442.

Sambung, ANJING acap kali masuk Masjid, ini bukan kali pertama bahkan pada sa’at para anak Tahfiz Al Qura’an sedang belajar ANJING menyalak di dalam Masjid, tuturnya.

ANJING masuk Masjid hal tersebut sudah di ketahui pengurus Masjid Ta’mir Masjid As Sulthon, dan persoalan tersebut sudah dilaporkan kepihak Kelurahan Aur Gading, beberapa bulan yang lalu pihak Kelurahan Aur Gading mengandeng Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun melakukan menertiban dengan cara di BUNUH, kegiatan tersebut berjalan sukses.

Namun sangat disayang sosuli tersebut tidak mengatasi masalah, sebelum penertiban pihak Lurah Aur Gading sempat berkoordinasi kepada Ketua Lungkungan III Sopyan Abusro tentang rencana membasmi ANJUNG liar yang ada di Lingkungan III Masjid As Sulthon.

Rencana tersebut tidak di aamiin kan Ketua Lingkungan III Sopyan Abusro  namun kegiatan tersebut tetap dilaksana pembasmian ANJING dengan cara di bunuh berlangsung sukses.

Sambung, pasalnya yang pertama Masjid As Sulthon tidak di PAGAR, kedua Masjid tidak diberdayakan Satpol PP untuk menjaga keamanan, dan yang ketiga Masjid dekat Tempat Pembuangan Sampah (TPS), “Jangan Manusia yang punya kealfa’an ANJING yang dibunuh, ujar Sopyan Abusro.

Sementara Masjid As Sulthon sering menjadi tempat Bupati Kabupaten Sarolangun H. Cek Endra dan Wakil Bupati Sarolangun H. Hilallatil Badri melaksanakan Subuh Keliling (Subling).

Persoalan tersebut adalah tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Sarolangun dikarenakan Masjid As Sulthon merupakan Masjid Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

” Ini dipertanyakan Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, AJING masuk Masjid As Sulthon siapa yang bertanggungjawab karena tidak di PAGAR”. ujar Sopyan Abusro.(*)