Aksi Solidaritas Palestina Pernyataan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem Menjadi Ibu Kota Israel

55

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama OKP Cipayung ( PMII, HMI, PENA, PP, Dll ) Kabupaten Sarolangun dan semua elemen pemuda sarolangun melakukan aksi solidaritas untuk negara palestina mengenai pernyataan sepihak presiden Amerika Serikat ( Donald Trump ) yang mengakui Yerusalem menjadi ibu kota israel beberapa waktu yang lalu, dimana aksi dilakukan bertempat di simpang empat lampu merah pasar kota sarolangun.

Dalam aksi tersebut satu persatu perwakilan OKP melakukan orasi mengecam mengenai pernyataan Donald Trump tersebut, ketua umum PMII Hengki Tornado dalam orasinya menyebutkan apa yang dilakukan oleh Donald Trump merupakan suatu tindakan yang kontroversial dan murni melanggar piagam PBB tentang perdamaian dunia, dan wajib mendapat sangsi dari PBB, yang di amini oleh peserta aksi.

Ketua KNPI sarolangun Jb Martien saat diwawancarai, mengatakan bahwa aksi yang dilakukan hari ini merupakan bentuk rasa simpatik pemuda sarolangun atas apa yang terjadi di Negara Palestina saat ini, yang terjadi awal mulanya dari pernyataan Donald Trump atas pengakuan sepihak yang mengakui bahwa Yerusalem sebagai ibu kota israel.

Akibat pernyataan tersebut terjadi kekerasan HAM disekitaran wilayah Yerusalem, sebagai negara islam sudah sepatutnya kita bangsa indonesia memberikan dukungan secara materil maupun moril, Pemerintah indonesia harus cepat mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut, salah satunya mendesak PBB untuk menganulir pernyataan donald trump tersebut dan memberi sangsi tegas terhadap Donald Trump maupun Negara Amerika Serikat.

Selanjutnya Eet Hudori ketua HMI sarolangun juga mengatakan bahwa kita pemuda sarolangun menolak Yerusalem menjadi ibu kota israel dan mendukung bahwa Yerusalem adalah ibu kotanya negara Palestina, karena mengapa disana terdapat masjid Al Aqsa yang merupakan masjid bersejarah bagi umat agama islam didunia, kalau Yerusalem menjadi ibu kota israel tidak menutup kemungkinan masjid tersebut akan di hancurkan.

Dalam aksi tersebut peserta aksi melakukan pembakaran photo donald trump, pengumpulan 1000 tanda tangan untuk dukungan Yerusalem sebagai ibu kota palestina, dan pembagian stiker, aksi tersebut berlangsung selama 2 jam.
(M. Yunus)