Ahli Waris Ancam Malam Tahun Baru Cabut Tiang PLN Perkantoran Bupati Sarolangun

121

SAROLANGUN – Mengutif Kuasa ahli waris Fahrulrozi, pada tanggal 10 September 2018 pemberitahuan melalui surat kepada pihak PLN Sarolangun sehubungan telah di dirikan tiang Listrik sebanyak 11 batang di atas tanah ahli waris sejak tahun 2002 sampai sekarang belum ada penyelesaian.

Pada tahun 2005 ahli waris pernah mengajukan ganti rugi kepada pihak PLN Sarolangun hingga sampai sekarang tidak ada penyelesaian, kata Fahrulrozi.

Maka dari itu ahli waris Farulrozi mengancam pada hari Senin tanggal 31 Desember 2018, jam. 16.00 WIB menjelang malam tahun baru 2019, tiang PLN yang berdiri diatas lahan ahli waris akan di robohkan, karena sebelumnya ahli waris sudah memberitahukan kepada Kepala Cabang PLN Sarolangun melalui surat, Senin 10 September 2018 dengan tembusan Bupati Sarolangun, Ketua DPRD, Polres, Kejari, dan Pengadilan Negeri Sarolangun.

Tambah Farulrozi, pada hari Selasa 28 Agustus 2018 yang lalu Kepala Cabang PLN Sarolangun Ronaldo ke rumah saya sekitar jam. 15.00 WIB memutus arus listrik di rumah saya atas nama Ibrahim KWH No.6101. Karena jauh sebelumnya ada kesepakatan lisan dengan pihak PLN ketika itu Saipullah hubungan simbiosis mutualisme yakni saling menguntungkan kedua belah pihak.

Akibat dari pada itu pihak ahli waris pernah menggalikan tiang PLN yang berdiri di atas lahannya yang mengarah ke kantor Bupati Sarolangun, itu sebagai peringatan dari wahli waris kepada pihak PLN, kata Farulrozi.

Ketika Kepala cabang PLN Sarolangun Ronaldo di konfirmasi NETIZENEWS.CO.ID, Selasa (11/12/2018) di ruang kerjanya, mengatakan persoalan akan di cabut tiang PLN yang mengarah komplek perkantoran Bupati Sarolangun, kami anggap itu suatu perbuatan kriminal, biarlah pihak kepolisian yang akan mengananinya, ujarnya.

Sambung Ronaldo, persoalan rumah Fahrulrozi di putus arus listriknya dikarenakan sudah menunggak selam 34 bulan, maka dari itu kami putuskan arus litriknya, kata Ronaldo. (Sopyan Abusro)