Warga Diresahkan Kehilangan Motor Dan Penculikan Anak

108

SAROLANGUN – Laporan dari warga masyarakat lingkungan komplek Tugu Hijau RT.18 Sarkam Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun kepada pihak pemerintah daerah, Sekda Thabroni Rozali di ruangan Sekda Sarolangun, Kamis (18/10/2018), melaporkan bahwa ke dua warga Kelurahan Sarolangun Kembang di duga nyaris menjadi korban penculikan anak yang dilakukan oleh perempuan yang tidak dikenal.

Menurut keterangan Ketua RT. 08 Hafiz, bahwa telah terjadi penculikan terhadap kedua orang anak jenis kelamin perempuan, bernama Wika ( 11 ) anak dari bapak Heri Warga RT 18 Sarkam dan Nia ( 9 ) anak dari Sayuti juga warga yang sama.

“Bermula saat seorang perempuan yang tidak diketahui namanya, ingin ngontrak di bedeng milik Ibrahim yang kebetulan bertetangga dekat dengan rumah korban, dengan tidak merasa ada kecurigaan terhadap perempuan tersebut, sehingga perempuan tersebut meminta bantuan untuk membersihkan tempat kontrakannya, tak selang waktu lama sekitar pukul 17-30 WIB menjelang ba’da Magrib, Rabu (17/10/2018) kemarin.

Tiba-tiba diduga pelaku dengan alasan meminjam kendaraan Sayuti ayah korban untuk membeli bola lampu rumah kontrakan yang tidak menyala, dan langsung mencari tempat membeli makan, bersama kedua anak perempuan Wika (11) dan Nia (9) ke tempat penjual nasi uduk Tanjung Rambai.

Karena lama menunggu sampai Magrib, kekhawatiran dari orang tua anak ini muncul dan melakukan pencarian setelah Magrib, Alhasil anak itu pulang diantar oleh tukang nasi uduk tanjung Rambai.

Usai kejadian tersebut, tadi malam Rabu ( 17/10/2018), langsung melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Kota Sarolangun, dengan laporan kehilangan motor serta ada dugaan penculikan anak, sudah kita laporkan ke polsek kota dan Babinsa Sarkam juga kita laporkan, ujarnya.

Pada hari kamis (18/10/2018 ) Ketua Rt 18 lingkungan kantor bupati bersama masyarakat setempat juga kedua orang tua korban menghadap ke Bupati Sarolangun Drs. H.Cek Endra namun sedang dinas luar, langsung bertemu Sekda Sarolangun Thabroni Rozali meminta agar bisa membantu untuk mengatasi kejadian tersebut.

Namun Hafiz tidak sampai disitu, dia juga melaporkan tentang ulah anak-anak muda yang bikin resah masyarakat di seputaran kantor Bupati, yang sering kebut-kebutan pada malam hari sebab sudah banyak yang menjadi korban kecelakaan dan penjambretan dan penodongan karena jalur dua kantor Bupati jika malam hari cukup sepi dan gelap.

Harapan dari warga masyarakat untuk meningkatkan keamanan, serta menutup badan jalan dua jalur hingga tidak memudahkan buat berputar semaunya, serta meminta pemasangan CCTV, serta pos penjagaan di gerbang kantor Bupati dan penerangan lampu jalan.

Hal ini sudah mendapat tanggapan secara langsung oleh Sekda Thabroni Rozali, bahwa hal ini akan kita komonikasihkan dulu kepada beberapa istansi terkait, dinas Perhubungan, dinas Perkim, Sat Pol PP, karena ini merupakan usulan yang dapat kami perhatikan sangat membantu kami dalam pembenahan baik keamanan dan kenyamanan warga masyarakat lingkungan perkantoran Bupati Sarolangun dan sekitarnya, ungkap Sekda Thabroni rozali.
(jtx)