Perburuan Mobil Dinas Dukcapil Kab. Sarolangun Yg Diduga Digelapkan Menemu Titik Terang

100

NETIZENEWS.CO.ID/SAROLANGUN-Dalam kurun waktu yg sangat panjang dengan memakan waktu satu tahun perburuan mantan kepala dinas Dukcapil Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi inisial (HS) atas mobil dinas Dukcapil Kab. Sarolangun yang diduga pada tanggal 2 Juni 2016 digelapkan, dengan perjuangan akhirnya menemui titik terang, adapun jenis kendaraannya Misubishi Strada Nomor Polisis BH 9346 SZ, warna merah Solide, tahun rakitan 2011 atas nama kepemilikan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Menurut informasi yang dihimpun netizenews.co.id, Kendaraan tersebut duga digelapkan inisial (DR) warga Sengeti, ketika anaknya (HS) membawa kendaraan negara dalam keadaan menggunakan plat pribadi/plat hitam, dan
di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jl. Kh. Agus Salim Kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung Kota Jambi, kendaraannya diambil secara baik-baik bahkan katanya pengambilan kendaraan tersebut disertai dengan surat perjanjian, pasalnya anak (HS) mempunyai hutang terhadap (DR) sebesar 50 juta, apabila piutang (DR) dibayar maka kendaraannya dikembalikan.

Kemudian netizenews.co.id tabayun pada (HS), juma’at (4/8/2017) melalui Coll recordere mengatakan keberadaan kendaraan tersebut sudah diketahui adanya, rupanya kendaraannya sudah berpindah tangan dijual (DR) kepada (B) warga Nibung dengan harga 20 juta rupiah.

Lanjutnya, sementara (DR) telah diketahui keberadaannya yakni di wilayah hukum Kab. Lubuk Linggau pasalnya tertangkap pihak kepolisian 3 bulan yang lalu dengan sangkaan narkoba.

Saat tabayun (HS) dengan netizenews.co.id sedang berada di Mapolda Jambi meminta bantuan pihak kepolisian Brigade Mobil (Brimab) untuk menangkap pelaku penggelapan kendaraan milik negara, ini semacam ujud tanggung jawab saya kepada negara demi nama baik saya, katanya.

Saran: [ Ini semacam pembelajaran bagi Pemkab Sarolangun kedepannya khendaknya semua kendaraan dinas Pemkab diberi merek pemkab di body kiri kanan maupun depan dan belakang sehingga terbaca dengan jelas oleh masyarakat menandakan kendaraan tersebut bukan milik pribadi, kalau selama ini hanya mengandalkan plat merah sudah menjadi rahasia umum plat tersebut di manifulasi dengan mudah ].

(Sopyan Abusro)