PTUN Menangkan Saihu Cs, KPU dan Bawaslu Belum Terima Salinan Putusan

SAROLANGUN – Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan enam Caleg DPRD Sarolangun yang dicoret KPU dari DCT Pemilu 2019.

Sebelumnya, gugatan Saihu ditolak Bawaslu Sarolangun, begitu juga dengan permohonan koreksi mereka yang juga ditolak Bawaslu RI.

Tak puas dengan hasil tersebut, Saihu Cs melayangkan gugatan ke PTUN Jambi, dari hasil putusan PTUN pada 12 April, Hakim PTUN mengabulkan permohonan 6 Caleg Incumbent DPRD Sarolangun itu.

Sebenarnya ada 7 Caleg yanh dicoret dari DCT oleh KPU Sarolangun, namun Caleg atas nama Mulyadi tidak ikut menggugat ke PTUN.

Menanggapi putusan PTUN tersebut, Komisioner Bawaslu Sarolangun  Mudrika mengatakan, mereka belum menerima  surat putusan dari PTUN, walaupun demikian Bawaslu menyerahkan semuanya ke KPU.

“Karena KPU yang memiliki wewenang menjalankan hasil putusan PTUN  tersebut,” kata Mudrika melalui sambungan telepon, Sabtu siang

Sementara Ali Wardana, Komisioner KPU Sarolangun mengaku juga belum menerima salinan surat keputusan PTUN yang memenangkan Saihu Cs.

“Saya sedang dalam perjalanan  menuju Jambi untuk mengambil salinan putusan PTUN,” katanya via ponsel.

Ali mengatakan, belum bisa berkomentar banyak sebelum melihat isi salinan putusan PTUN yang memenangkan  Saihu Cs.

Berikut nama-nama Caleg dicoret KPU Sarolangun dari DCT yang dimenangkan PTUN Jambi. Yakni Muhammad Syaihu, Jannatul Firdaus, Hapis, Azakil Azmi, Aang Purnama dan Cik Marleni.

Selanjutnya, KPU sebagai tergugat harus menjalankan putusan 3 hari setelah putusan ini dibacakan, sementara putusan PTUN bersifat final. (kjcom)

Reporter : Riadi