Lanjutan Sengketa Pilkades Batu Ampar, Tergugat di Tuntut Kerugian Inmaterill 3 Milyar

SAROLANGUN – Pengadilan Negeri Kabupaten Sarolangun melanjuti mengadili sengketa Pimilihan Kepala Desa (Pilkades), diantaranya Desa Batu Ampar Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, sidang tadi hari Rabu (24/10/2018).

Pengadilan Negeri Sarolangun memutuskan dalam putusan sela bahwa pengadilan Sarolangun memutus pekara sengketa pilkades Batu Ampar.

Majelis hakim meminta para pihak untuk membawa bukti untuk sidang selanjutnya yang akan di gelar pada hari Rabu tanggal 31 Oktober 2018 mendatang.

Dalam gugatan, penggugat yaitu Bariza Apip meminta pengadilan Negeri Sarolangun untuk tidak mengesahkan hasil Pilkades Batu Ampar karena diduga adanya kecurangan dalam perhelaan pemilihan kepala Desa Batu Ampar beberapa waktu yang lalu dan meminta kepada para tergugat untuk membayar kerugian inmaterill sebesar 3 milyar, tegasnya.

Menurut penasehat hukum dari penggugat Andrian, SH, sidang siang ini jelas bahwa Pengadilan Negeri Sarolangun berwenang mengadili sengketa Pemilihan Kepala Desa Batu Ampar, dan kami dari kuasa hukum penggugat semoga saja kebenaran terungkap di sidang pokok perkara yang mana melakukan kecurangan Daftar Pemilih Tetap (DPT), katanya. [*]