Diduga KPU Coret Dari DCT 7 Oknum Caleg Pindah Partai

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, mencoret tujuh orang anggota oknum DPRD Kabupaten Sarolangun aktif yang maju kembali Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 mendatang, namun sangat di sayang lantaran pindah partai sehingga dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT).

Mereka yang dicoret adalah HM. Syaihu dari PDI Perjuangan pidah ke Partai Demokrat, Cik Marleni dari Hanura ke Golkar, Jannatul Firdaus dari PDI Perjuangan ke Golkar, Hapis dari PDI Perjuangan ke PPP, Aang Purnama dari Nasdem ke Demokrat, Mulyadi dari Hanura ke PKB dan Azakil Azmi dari Nasdem ke Golkar.

Pencoretan ini dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun setelah mendapat perintah dari KPU RI lewat Nomor 270 pada tanggal 23 Februai 2019, yang sebelumnya mendapatkan surat dari KPU Provinsi Jambi pasca keluarnya putusan PTUN Jambi yang mengembalikan hak dan kewajiban ketujuh anggota DPRD Sarolangun tersebut.

“Pencoretan ketujuh anggota DPRD Sarolangun ini dari DCT berdasarkan surat dari KPU RI nomor 270 pada tanggal 23 Februai 2019,” kata ketua KPU Sarolangun, M Fakhri.

Fakhri mengatakan rentang waktu surat dari KPU RI tertanggal 23 Februari baru di pleno oleh KPU Sarolangun pada Senin (4/3/2019) kemarin.

“Kita plenonya kemarin setelah kami kaji dan melengkapi bahan yang diperlukan baru kami putuskan,” ujarnya.

“Mereka dicoret karena tidak lagi memenuhi syarat sebagai Caleg pasca putusan PTUN,” ujarnya.

Kendati demikian, Fakhri juga menyebutkan Ketujuh anggota DPRD Sarolangun ini masih bisa melakukan upaya hukum.

“Ketujuh Caleg yang dicoret dari DCT ini masih bisa melakukan upaya hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017. Dan ini ranahnya Bawaslu,” katanya.

Hasil pleno dan surat dari KPU RI ini, hari ini akan kita kirimkan tembusannya ke Bawaslu dan ke tujuh amggota DPRD Sarolangun yang di coret dari DCT.

“Hari ini suratnya kami kirim ke Bawaslu dan kepada yang bersangkutan,” katanya lagi.

Sementara itu, Bawaslu Sarolangun mengatakan sudah menerima surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun tentang 7 anggota DPRD yang dicoret oleh KPU RI.

“Ya, sudah kita terima jam 12.30 tadi,” kata Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sarolangun, Mudrika, SH

Ia mengatakan, terhadap hal tersebut akan diberi waktu selama tiga hari untuk ketujuh anggota DPRD aktif yang dicoret dari DCT itu memasukkan bahan gugatan.

“Kita beri waktu selama tiga hari untuk mereka memasukkan bahan gugatannya, jika bahan gugatannya lengkap secepatnya kami proses,” katanya.

(Afdol)