Masyarakat Tak Berdaya diduga PT. Jambi Prima Coal jpc Merusak Lahan Warga Pemusiran

Warga desa pemusiran Kecamatan  Mandiagin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi dibuat tak berdaya beroperasi di wilayah Pemusiran perusahan tambang batu bara  PT. Jambi Prima Coal  jpc diduga keberadaan perusahaan tersebut merusak kebun karet warga desa pemusiran salah satu di akibatkan adanya aktivitas tambang batu bara sehingga kebun karet warga mejadi rusak.

Menurut penuturan Nawaf beliau banyak lahan masyarakat yang terkena banjir, dan menyebabkan tanaman karet banyak yang mati, juga akses jalan masyarakat yang menuju kebun banyak yang terputus.

Dan perkebunan pun banyak yang menjadi rawa, dikarenakan meluap nya volume air dari bekas tambang batu bara  PT. Jambi Prima Coal jpc. yang tidak direklamasi oleh pihak perusahaan.

Nawaf mewakili masyarakat dia sudah melaporkan hal ini ke pemerintah desa dan pihak perusahaan, namun sampai saat ini tidak kunjung kejelasan dari  perusahan Batu Bara  mau pun  dari desa “ucapan Nawaf.

Nawaf kami sangat dirugikan nian, banyak karet warga  kami yang mati kareno terendam air, kejadianko la lamo nian.

Tapi pihak perusahaan Batu Bara  menutup mato, dan telingo, yang kami takutkan.

tu sekok, bukan perusahaan yang izin didusun kami, tapi dusun kami yang numpang izin dibatu bara.

Kami berharap pihak pemerintah  maupun Provinsi agar mendengar  keluhan masyarakat kami dan
yang memiliki wewenang untuk mencabut izin tambang batu bara ini. Jika tidak kami akan melakukan untuk meminta keadilan dan akan  turun demo perushaan Batu Bara, ucap Nawaf.

Nawaf  kami  sudah  tlp  Namun sangat disayangkan, Kades pemusiran M. Bukhori saat di konfirmasi awak media lewat via telpon tidak bisa dihubungi.

(Afdol)